Klub raksasa Serie A, Juventus, kian dekat untuk mengamankan jasa gelandang Tottenham Hotspur, Pape Matar Sarr, dengan status pinjaman pada bursa transfer musim panas ini.
Berdasarkan laporan pakar transfer terkemuka Italia, Fabrizio Romano, Pape Matar Sarr telah mencapai kesepakatan pribadi dengan pihak Juventus. Si Nyonya Tua memang bergerak cepat berburu gelandang serbabisa di detik-detik akhir penutupan bursa transfer demi memperdalam kedalaman skuad utama mereka, dan pemain berusia 23 tahun itu berada di daftar teratas.
Masih menurut laporan Romano, I Bianconeri berencana memboyong Sarr lewat skema peminjaman yang disertai opsi pembelian permanen. Di sisi lain, Tottenham lebih memilih untuk menyisipkan klausul kewajiban beli bersyarat.
Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa negosiasi antarklub terus berjalan positif, di mana Juventus sangat berambisi memenangi perburuan ini dari intaian AS Monaco, Besiktas, hingga sejumlah klub Premier League.
Pasang Surut Karier Sarr di London Utara
Perjalanan Pape Matar Sarr bersama Tottenham Hotspur terbilang penuh dinamika sejak ditransfer dari FC Metz pada Agustus 2021. Gelandang asal Senegal ini sempat harus bersabar sebelum akhirnya mampu mengamankan tempat di skuad utama pada musim 2023/2024.
Namun, masalah kebugaran dan penurunan performa membayanginya sepanjang musim 2025/2026. Sarr hanya mencatatkan 13 kali penampilan sebagai starter, meski masih sanggup menyumbangkan 2 gol dan 4 assist.
Meskipun menjadi salah satu pemain andalan Spurs di panggung UEFA Champions League dengan catatan tujuh kali tampil sejak menit awal, posisinya di London Utara kian terancam musim panas ini.
Kedatangan amunisi baru seperti Mateus Fernandes dan Sandro Tonali, ditambah keputusan Spurs yang ingin mempertahankan bakat muda Lucas Bergvall, membuat masa depan Sarr menyongsong musim 2026/2027 menjadi sangat buram.
Solusi Kebutuhan Lini Tengah Si Nyonya Tua
Sebelum Juventus bergerak, nama Sarr sempat santer dikaitkan dengan beberapa klub top seperti Aston Villa, Al-Ahli, Nottingham Forest, AS Monaco, hingga Besiktas.
Langkah agresif Juventus memburu Sarr sangat beralasan. Masa depan Teun Koopmeiners di Allianz Stadium saat ini dipenuhi ketidakpastian, sementara performa Weston McKennie dan Khephren Thuram dianggap belum konsisten.
I Bianconeri membutuhkan amunisi segar yang bertenaga untuk mengawal sektor tengah mereka.
Sarr dilaporkan telah siap meninggalkan Tottenham demi mencari menit bermain reguler, dan kesempatan membela klub papan atas Italia sekelas Juventus menjadi penawaran yang sulit untuk ditolak.
Dengan proses negosiasi yang terus diakselerasi, Juventus berpeluang besar merampungkan kesepakatan transfer ini sebelum bursa ditutup.