Arsip Tag: Bakal

Kapolda Metro Jaya Bakal Gelar Patroli Gabungan Pantau Pohon Rawan Tumbang

[ad_1]

loading…

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan, bakal menggelar patroli gabungan untuk memantau pohon tua yang rawan tumbang. Foto/SindoNews

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan, bakal meningkatkan koordinasi lintas instansi. Hal itu untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang dan bencana lainnya di Jakarta dan sekitarnya.

“Kita akan berkolaborasi dan berkoordinasi secara intens dengan rekan-rekan instansi terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BNPB, hingga Basarnas,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Menurut Asep, patroli gabungan akan dilakukan untuk memantau dan mendeteksi lebih awal pohon-pohon yang sudah berusia tua atau berpotensi tumbang. Langkah tersebut diharapkan bisa meminimalisasi risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan masyarakat selama musim penghujan.

“Kita bisa patroli bersama untuk mendeteksi potensi pohon-pohon yang sudah tua, mana yang perlu kita waspadai. Dari tata kota provinsi bisa melakukan penebangan lebih awal terhadap pohon-pohon yang kita nilai mungkin akan tumbang saat hujan besar,” tuturnya.

Baca juga: Lagi, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jakarta

[ad_2]

Momen Bersejarah! Mendikdasmen Abdul Mu’ti Bakal Pidato Pakai Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO

[ad_1]

loading…

Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti di Sidang Umum UNESCO, Uzbekistan, hari ini akan menjadi momen bersejarah. Foto/SindoNews

JAKARTA – Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Sidang Umum UNESCO, Uzbekistan, hari ini akan menjadi momen bersejarah. Pasalnya, pertama kalinya Abdul Mu’ti berpidato menggunakan bahasa Indonesia di forum UNESCO PBB, Selasa (4/11/2025).

Pidato akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan bisa disaksikan melalui YouTube SindoNews atau UNESCO Web TV. “Pertama kali Kiai Menteri Abdul Mutib berpidato menggunakan bahasa Indonesia di forum UNESCO PBB, Selasa, 4 November 2025,” bunyi narasi di YouTube @KyaiMenteri_official.

Disebutkan juga bahwa penggunaan bahasa Indonesia pertama kali yang dibawakan oleh Kiai Menteri dalam pidato forum UNESCO ini menjadi langkah bersejarah bagi diplomasi Indonesia. Tidak hanya menegaskan jati diri bangsa Indonesia di kancah internasional, tetapi menunjukkan bahwa bahasa Indonesia diakui dan dihargai dunia.

Momen Bersejarah! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Bakal Pidato Pakai Bahasa Indonesia di Sidang Umum UNESCO

Baca juga: Indonesia, Brunei, dan Malaysia Jadikan Bahasa Fondasi Persahabatan

“Pencapaian itu menunjukkan bahwa penguatan bahasa Indonesia tidak hanya penting sebagai bagian dari pendidikan nasional, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya di kancah global,” pungkasnya.

[ad_2]

Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi

[ad_1]

loading…

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan akan memanggil KPU terkait penggunaan jet pribadi di luar kepentingan tugas dalam proses Pemilu 2024. Foto/SindoNews

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan akan memanggil Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penggunaan jet pribadi di luar kepentingan tugas dalam proses Pemilu 2024.

Hal ini dikatakan Dede Yusuf merespons sanksi teguran keras yang dijatuhkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kepada Ketua Dan empat Komisioner KPU RI.

“Saat ini masih masa reses, setelah masuk (masa) sidang, akan kami panggil KPU untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut,” kata Dede dikutip Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Usai Kena Sanksi Peringatan Keras DKPP soal Jet Pribadi, Ketua-Anggota KPU Bakal Dipanggil DPR

Legislator Demokrat itu menjelaskan setiap penggunaan dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tentu harus dipertanggungjawabkan pengelolaannya. Oleh karena itu, Komisi II berharap agar setiap anggaran negara digunakan dengan sangat hati-hati.

“Semua fasilitas yang disediakan negara tentu diperuntukan melancarkan tugas negara dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara atau pejabat publik. Bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

(cip)

[ad_2]

Usung Tema Legacy of Style, Jakarta Fashion Week 2026 Bakal Hadirkan 1.800 Koleksi Busana

[ad_1]

loading…

Koferensi pers menjelang Jakarta Fashion Week 2026. Foto/Annastasya Rizqa

JAKARTA – Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 akan dibuka pada Senin, 27 Oktober 2025 dan begitu dinantikan para penikmat fashion Tanah Air. JFW 2026 pun siap memberikan suguhan spesial dari dunia fashion dan rancangan tangan desainer lokal.

Memasuki tahun ke-18, JFW 2026 ini menghadirkan lebih dari 1.800 looks busana dari para maestro industri fashion lokal. Tema Legacy of Style pun diusung untuk menunjukan warisan dari inspirasi fashion Indonesia.

“Industri fashion di Indonesia itu kita mungkin banyak inspirasi yang hadir dari para maestro, dari para senior. Dan kemudian mereka juga kembali lagi ke panggung Jakarta Fashion Week, dan itu teracermin dari line-up yang ada,” ungkap Anandika Surasetja, Creative Director Jakarta Fashion Week, dalam konferensi pers JFW 2025 di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga : Bak Artis Bollywood, Nikita Willy Tampil di Pesta Malam Diwali Pakai Jam Tangan Rp444 juta

Anandika mengatakan tema yang diusung ini menunjukan regenerasi dalam maestro fashion Tanah Air yang selalu menginspirasi wajah-wajah muda dari masa ke masa. Tema tersebut dihadirkan dalam berbagai looks maestro fashion yang telah dinantikan masyarakat.

[ad_2]

Airlangga Beri Bocoran Pemerintah Bakal Umumkan Stimulus Ekonomi Terbaru Hari Ini

[ad_1]

loading…

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah akan mengumumkan paket stimulus ekonomi terbaru pada hari ini, Kamis (16/10/2025). Foto/Dok

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah akan mengumumkan paket stimulus ekonomi terbaru pada hari ini, Kamis (16/10/2025). Sebelumnya disebutkan stimulus baru sedang disiapkan dengan tujuan memperkuat daya beli masyarakat miskin dan rentan, yang merupakan kelanjutan dari paket stimulus 8+4+5 pada September lalu.

“Rencananya begitu,” ujar Menko Airlangga singkat ketika ditanya mengenai rencana pengumuman stimulus ekonomi usai menghadiri dialog antara Presiden Prabowo Subianto dan Chairman serta Editor-in-Chief Forbes Media, Steve Forbes dalam agenda ‘Pertemuan Pikiran’ yang menjadi bagian dari Forbes Global CEO Conference bertajuk “The World Pivot” di St. Regis Jakarta, Rabu (15/10) malam.

Baca Juga: Anak Buah Purbaya Pastikan Stimulus Tambahan Khusus Warga Miskin Dieksekusi Oktober 2025

Diketahui, paket stimulus ini akan menjadi stimulus keempat yang dikeluarkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo sejak mulai menjabat pada Oktober 2024. Pemerintah menargetkan kebijakan tersebut mampu memperkuat daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8% pada 2029, naik dari kisaran 5% saat ini.

Selama ini, struktur ekonomi Indonesia masih ditopang terutama oleh konsumsi rumah tangga, disusul oleh investasi. Oleh karena itu pemerintah berharap tambahan stimulus dapat menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

[ad_2]

Dana Rp25 Triliun Baru Terserap 40%, Purbaya Bakal Sidak ke BTN

[ad_1]

loading…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai Investor Meeting di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (13/10). FOTO/Anggie Ariesta

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lambatnya penyerapan dana pemerintah senilai Rp25 triliun yang ditempatkan di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN. Ia bahkan berencana melakukan inspeksi langsung ke kantor BTN untuk memastikan penggunaan dana tersebut berjalan sesuai rencana.

Menurut Purbaya, hingga pertengahan Oktober 2025, serapan dana baru mencapai sekitar 40% atau sekitar Rp10 triliun dari total penempatan Rp25 triliun. Ia menilai realisasi itu belum optimal, mengingat penyaluran dana pemerintah dimaksudkan untuk mendorong pembiayaan sektor riil dan memperkuat likuiditas perbankan nasional.

“Kalau dia nggak bisa serap, ya kita akan pindahkan dalam waktu dekat. Kan saya belum ketemu dia, nanti saya akan datang langsung ke banknya,” kata Purbaya usai Investor Meeting di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (13/10).

Baca Juga: Lelet Salurkan Dana Pemerintah, Purbaya Panggil Dirut BTN

Ia menyebut inspeksi itu akan dilakukan bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, lembaga yang mengawasi penempatan dana pemerintah di sejumlah bank. “Saya tidak datang sendiri, tapi dengan Danantara. Jadi Danantara yang bawa saya ke sana. Ada yang bilang bukan hak saya, tapi saya ini Pengawas Danantara,” ujarnya.

Purbaya juga sempat menyinggung adanya perbedaan persepsi terkait angka penyerapan dana, namun memastikan bahwa nilai Rp10 triliun dari Rp25 triliun benar-benar mencerminkan serapan 40 persen. “Itu 10 per 25, ya 40%. Masa nggak bisa hitung?” selorohnya.

Sementara, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan akan mempercepat penyaluran dana pemerintah sesuai jadwal. Ia menjelaskan, BTN telah menyiapkan pipeline kredit senilai Rp27,5 triliun atau lebih besar dari total dana Penempatan Uang Negara (PUN) sebesar Rp25 triliun.

[ad_2]

Bertolak ke Mesir, Presiden Prabowo Bakal Hadiri KTT Gaza

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto akan bertolak ke Mesir untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang berlangsung di Sharm el-Sheikh. Foto/Dok.BPMI Setpres

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto akan bertolak ke Mesir untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi usai Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025) malam.

“Malam hari ini tadi Bapak Presiden menyampaikan kepada kita semua bahwa kemarin secara khusus beliau mendapatkan undangan,” kata Prasetyo kepada wartawan.

Baca juga: Trump dan Sisi akan Pimpin KTT Gaza di Mesir pada Hari Senin

Meski mendadak, Prasetyo menuturkan bahwa undangan tersebut memohon kehadiran Presiden Prabowo yang merupakan bagian dari kelanjutan perundingan untuk perdamaian Palestina.

“Bahwa undangan tersebut betul-betul memohon kesediaan kehadiran dari Bapak Presiden Prabowo karena itu bagian dari kelanjutan perundingan yang semoga insyaallah itu bisa membawa perdamaian di Palestina dan terutama di Gaza,” ujar dia.

[ad_2]

Sikapi Putusan Judicial Review UU Pengelolaan Zakat 2025, Kemenag Bakal Terbitkan PMA

[ad_1]

loading…

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan, Kemenag akan menerbitkan PMA terkait dengan putusan judicial review UU Pengelolaan Zakat Tahun 2025. Foto/istimewa

JAKARTA – Putusan Mahkamah Konsitusi (MK) terkait judicial review Undang Undang Pengelolaan Zakat Tahun 2025 momentum penting dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Kementerian Agama (Kemenag) bakal mengeluarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) untuk menindaklanjuti putusan MK tersebut.

Hal itu dikatakan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur saat Seminar Nasional Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah terkait putusan judicial review (JR) Undang-Undang Pengelolaan Zakat Tahun 2025 di Kampus FEB UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Waryono menegaskan, putusan judicial review tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola zakat nasional secara lebih proporsional. Pihaknya tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis sebagai tindak lanjut dari putusan tersebut.

Baca juga: MK Dorong Revisi UU Pengelolaan Zakat, Momentum Perbaikan Tata Kelola Nasional

“Setelah undang-undang revisi itu jadi, kami akan mengikuti amanah undang-undang. Kami juga sekarang ini on going process ya, menyusun misalnya Peraturan Menteri Agama (PMA). Sepanjang ini kan masih ada waktu dua tahun, artinya kami juga sedang menyusun beberapa PMA yang menjadi amanah dari undang-undang yang eksis, khususnya sebagai turunan tentang pendayagunaan zakat produktif,” katanya, Rabu (8/10/2025).

Menurut Waryono, Kementerian Agama akan mengikuti seluruh amanah yang tertuang dalam undang-undang baru tersebut. Waryono menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam penyusunan regulasi turunan tersebut adalah memperkuat peran Baznas dalam hal perencanaan program zakat nasional.

Waryono menyoroti selama ini fungsi perencanaan Baznas belum sepenuhnya terintegrasi dengan dokumen perencanaan pembangunan nasional. Sehingga dengan adanya putusan JR UU Pengelolaan Zakat 2025 ini pihaknya ingin mendudukkan secara proporsional masing-masing lembaga pengelola zakat, baik Baznas, LAZ, serta pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Baca juga: MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat

“Jadi di dalam undang-undang itu, Baznas itu fungsinya perencanaan. Dan selama ini perencanaan Baznas itu belum merujuk kepada RPJM, belum merujuk kepada Renstra, belum merujuk kepada RKT. Sehingga misalnya sekarang ada Inpres Nomor 8 Tahun 2025, itu juga mesti harus menjadi rujukan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, struktur Baznas sebenarnya tidak hanya terdiri dari anggota yang dipilih melalui proses tim seleksi (timsel), tetapi juga melibatkan unsur dari Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri termasuk Kementerian Agama.

“Sebenarnya posisi mereka itu kurang lebih sebagai pengawas atau minimal penyeimbang. Namun dalam praktiknya, hal ini mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan visi awal,” jelasnya.

[ad_2]

25 Tahun Lagi, India Bakal Menjadi Konsumen Minyak Terbesar di Dunia

[ad_1]

loading…

India diperkirakan akan menjadi konsumen minyak terbesar di dunia pada tahun 2050. Foto/Dok

JAKARTAIndia diperkirakan akan menjadi konsumen minyak mentah terbesar di dunia pada tahun 2050, seperti diungkapkan oleh kepala ekonom perusahaan raksasa energi BP. Negara Asia Selatan itu saat ini merupakan importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, serta importir LNG terbesar keempat.

Permintaan minyak India diproyeksikan meningkat dari 5,4 juta barel per hari (bph) menjadi 9,1 juta bph pada tahun 2050. Sementara itu penggunaan gas alam diproyeksikan bakal naik menjadi 153 miliar meter kubik dari 63 miliar meter kubik.

“Jadi ketika kita memikirkan apa yang mendorong energi global, India berada di pusat proses tersebut,” kata Spencer Dale dari BP saat mempresentasikan Outlook Energi 2025 perusahaan seperti dilansir PTI.

Baca Juga: Siap-siap! Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100/Barel Tanpa Minyak Mentah Rusia

Pada pekan lalu, S&P Global Ratings mengatakan dalam sebuah laporan bahwa negara Asia Selatan ini siap menjadi pemain besar berikutnya di industri petrokimia global. Sejak Februari 2022, Rusia telah menjadi pemasok minyak utama India, menyumbang 40% dari impor minyak mentahnya.

Pada bulan Agustus, Wakil Menteri Energi Pertama, Pavel Sorokin mengatakan, bahwa cadangan minyak Rusia berada sekitar 31 miliar ton dan menargetkan volume produksi minyak sebesar 540 juta ton pada tahun 2030.

Cadangan minyak Rusia pada tingkat produksi saat ini, bakal mencakup untuk lebih dari 65 tahun, dan cadangan gas alam diperkirakan akan bertahan selama 100 tahun, menurut analis. Pada bulan Februari, Sorokin mengatakan, kepada RT di India Energy Week bahwa Moskow melihat India sebagai pasar utama untuk LNG.

[ad_2]

Purbaya Bakal Kucurkan Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta

[ad_1]

loading…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Muhammad Refi Sandi

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyalurkan dana puluhan triliun rupiah kepada Bank Jakarta. Rencana itu disampaikan seusai bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10).

Purbaya mengatakan langkah tersebut merupakan kelanjutan dari program penempatan dana pemerintah yang sebelumnya telah dikucurkan kepada lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp200 triliun sejak 12 September 2025. Dana itu dimaksudkan untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus memperluas pembiayaan sektor riil.

“Tapi ada satu hal tambahan yang saya pikirkan. Jakarta punya Bank Jakarta. Kalau Rp200 triliun sudah saya taruh di Himbara, bagaimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?” ujar Purbaya.

Baca Juga: Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih

Ia menambahkan, hal itu telah dibicarakan langsung dengan Gubernur Pramono Anung. Menurutnya, dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri di wilayah Jakarta dan Jawa Timur. Ia memperkirakan besaran penyaluran ke masing-masing bank bisa mencapai Rp10 triliun hingga Rp20 triliun.

[ad_2]