Arsip Tag: Swasta

Pegawai Swasta Gaji di Bawah Rp6,2 Juta Bisa Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Gratis, Ini Syaratnya

[ad_1]

loading…

pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp6,2 juta per bulan bisa menikmati layanan transportasi gratis di Jakarta. Foto/SindoNews

JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp6,2 juta per bulan bisa menikmati layanan transportasi gratis di Jakarta seperti Transjakarta, MRT, dan LRT. Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025 tentang Layanan Angkutan Umum Massal Bagi Kelompok Tertentu,

“Sesuai Pergub 33 Tahun 2025 bahwa yang dimasukkan kategori karyawan swasta adalah karyawan pemegang Kartu Pekerja Jakarta dengan standar 1,15 x UMP,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Syafrin Liputo, Kamis (6/11/2025).

Diketahui Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2025 ditetapkan sebesar Rp5.396.761 sehingga batas penghasilan yang dimaksud adalah sekitar Rp6.206.275 per bulan. Namun, Syafrin menegaskan mekanisme pendataan dan verifikasi akan dilakukan secara berkala agar subsidi tepat sasaran.

Baca juga: Kenaikan Tarif Transjakarta Dibahas Pramono dan Dishub, Angkanya Sesuai Kemampuan Masyarakat

“Jangka waktu selama pekerja tersebut terdata sebagai pemegang Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), tetapi setiap 6 bulan dilakukan updating data agar subsidi tepat sasaran. Selama memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan dalam Pergub 33/2025,” tambahnya.

[ad_2]

BBM Pertamina Tak Laku di Jual ke Swasta, SPBU Shell Layani Jasa Bengkel

[ad_1]

loading…

Suasana stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell yang mengalami kekosongan stok BBM di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (4/2/2025). FOTO/Aldhi Chandra

JAKARTA – Shell Indonesia belum mencapai kesepakatan dengan Pertamina terkait impor tambahan base fuel untuk memenuhi kelangkaan stok BBM di sejumlah SPBU.

President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia, Ingrid Siburian mengatakan Shell Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin kembali tersedia di SPBU.

“Pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel sedang berlangsung,” ujarnya melalui pernyataan tertulis, Senin (6/10/2025).

Baca Juga: Dirjen Migas ‘Paksa’ SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina: Mau Kosong atau Disepakati

Inggrid mengatakan, saat ini jaringan SPBU Shell tetap melayani pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel serta produk dan layanan lainnya, termasuk Shell Select, Shell Recharge, jasa bengkel, dan pelumas Shell.

Ia menambahkan, pembaruan terkait ketersediaan produk BBM jenis bensin akan diinformasikan melalui saluran informasi resmi Shell Indonesia, termasuk situs web, layanan pelanggan, aplikasi Shell Asia, dan media sosial.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman kembali memanggil SPBU swasta dengan PT Pertamina untuk menegosiasikan pembelian base fuel PT Pertamina pada Jumat (3/10).

[ad_2]

Terlanjur Impor BBM, Kementerian ESDM Bujuk Ulang SPBU Swasta Beli Base Fuel dari Pertamina

[ad_1]

loading…

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membujuk ulang badan usaha SPBU swasta untuk membeli base fuel yang telah dikirim oleh PT Pertamina Patra Niaga. Foto/Dok

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membujuk ulang badan usaha SPBU swasta untuk membeli base fuel yang telah dikirim oleh PT Pertamina Patra Niaga. Langkah ini diambil untuk menutup kekurangan pasokan BBM yang terjadi di SPBU swasta.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM , Laode Sulaeman menjelaskan sore nanti pihaknya akan mengumpulkan para operator SPBU swasta di kantor Ditjen Migas. Pertemuan tersebut dilakukan untuk melakukan negosiasi terkait kesepakatan pembelian base fuel yang belum menemukan titik terang.

“Kesepakatan tersebut saya akan dapatkan secara lengkap pada saat rapat nanti sore pukul 15.30 di kantor Migas. Jadi mungkin kita tunggu saja nanti sore ya, info yang lebih pasti lagi mengenai kesepakatan yang ada,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga: Alasan 3 SPBU Asing Batal Beli BBM, Pertamina Buka Suara Soal Kandungan Etanol

Ia mengatakan, saat ini base fuel telah terlanjur dibeli oleh PT Pertamina. Bahkan sudah dilakukan pengiriman dan sudah sampai di Indonesia, namun kandungan etanol dalam base fuel yang ditemukan membuat badan usaha batal melakukan pembelian.

“Kargonya dua, 100 ribu barel. Kalau informasi dari PT Pertamina, tanggal 2 Oktober (sampai di Indonesia). Berarti sudah masuk kemarin,” tambahnya.

Ia menegaskan, sebetulnya tidak ada masalah terkait kualitas BBM yang tercampur etanol. Sebab pencampuran etanol juga lumrah dilakukan oleh industri migas internasional. Bahkan, ia menyebut negara Brasil mencampur kadar etanol sampai 20% ke BBM.

[ad_2]