Arsip Tag: Barat

Gempa M5,1 Guncang Halmahera Barat Malam Ini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

[ad_1]

loading…

Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,1 mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa itu tercatat pada Selasa (4/11/2025) pukul 22.58 WIB. Ilustrasi/Dok SindoNews

JAKARTAGempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,1 mengguncang Halmahera Barat , Maluku Utara. Gempa itu tercatat pada Selasa (4/11/2025) pukul 22.58 WIB.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) episenter gempa di 1.88 LU dan 127.06 BT.

“Gempa Mag:5.1, 04-Nov-25 22:58:26 WIB, Lok:1.88 LU,127.06 BT (83 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT,” demikian keterangan BMKG.

Gempa tercatat terjadi pada kedalaman 20 kilometer. BMKG juga memastikan gempa ini tidak memicu adanya tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” pungkas BMKG.

(zik)

[ad_2]

Barat Harus Biayai Perang Ukraina selama 3 Tahun Mendatang, Ini Alasannya

[ad_1]

loading…

Barat harus biayai perang Ukraina selama tiga tahun mendatang. Foto/X/NATO

LONDON – Negara-negara Barat harus bersiap untuk terus membiayai upaya perang Ukraina melawan Rusia setidaknya selama tiga tahun lagi. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski saat berkunjung ke London.

Sikorski, seorang pendukung lama kebijakan garis keras terhadap Moskow, menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa saat membahas apa yang disebut “tembok drone” – sebuah jaringan sistem pertahanan udara dan pengawasan Eropa yang diusulkan untuk melawan dugaan ancaman Rusia.

Berbicara kepada wartawan, ia mengklaim bahwa bantuan Barat yang berkelanjutan dapat memberikan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Ukraina merencanakan perang ini selama tiga tahun, dan itu tindakan yang bijaksana,” kata Sikorski, dilansir RT. “Dan kita harus meyakinkan Putin bahwa kita siap untuk mempertahankan arah setidaknya selama tiga tahun tersebut.”

Baca Juga: Perang 2 Tahun Berakhir, Kini Gaza Dipenuhi Bom Israel yang Belum Meledak

[ad_2]

44 Ribu Orang Jadi Korban PHK Sepanjang 2025, Mayoritas di Jawa Barat

[ad_1]

loading…

Kemnaker mencatat sebanyak 44.433 orang tenaga kerja di Indonesia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025. Foto/Dok

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 44.433 orang tenaga kerja di Indonesia terkena Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025. Pulau Jawa masih jadi penyumbang terbesar, dimana mayoritas korban PHK terjadi di Provinsi Jawa Barat.

Mengutip laman resmi satu data Kemnaker, pada Januari 2025 jumlah tenaga kerja yang ter-PHK mencapai 9.497 orang, dengan Provinsi Banten menjadi daerah paling terdampak, menyumbang 26,79% dari total nasional.

Selanjutnya pada Februari 2025 jumlahnya melonjak menjadi 17.796 orang, bulan dengan jumlah PHK tertinggi sepanjang tahun. Sebagian besar kasus terjadi di Provinsi Jawa Tengah, mencapai 45,86% dari total nasional.

Baca Juga: Stok BBM Makin Menipis, Karyawan SPBU Shell Dibayangi Ancaman PHK

Sementara pada Bulan Maret, jumlah tenaga kerja ter-PHK menurun drastis menjadi 4.987 orang, dengan Jawa Barat menjadi provinsi paling terdampak, menyumbang 25,83% dari total PHK nasional.

[ad_2]

Peduli Penyandang Disabilitas, Partai Perindo Sumba Barat Daya Dorong Kesetaraan Jadi Prioritas

[ad_1]

loading…

Jajaran DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya menyapa kelompok disabilitas Lede Mopir (Jembatan Kehidupan) yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel.

SUMBA BARAT DAYAPartai Perindo kembali mempertegas kepeduliannya melalui program Perindo Peduli di Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jajaran DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya menyapa kelompok disabilitas Lede Mopir (Jembatan Kehidupan) yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel.

Acara yang dihadiri masyarakat, tokoh desa, dan pengurus DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya itu berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Bertempat di Kelompok Self Help Group (SHG), sejumlah warga menyampaikan apresiasi, karena baru kali ini ada partai politik yang hadir langsung menjangkau kaum disabilitas di desa tersebut.

Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya Yusuf Bora menegaskan bahwa langkah ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang diusung partai. Ia menekankan pentingnya memberi ruang setara bagi penyandang disabilitas di bidang pendidikan, kesehatan, hingga kewirausahaan.

Baca Juga: Lahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berkapasitas, Angela Tanoesoedibjo: Partai Perindo Terus Perjuangkan Pemerataan Ekonomi, Kesejahteraan, dan Persatuan

“Kaum difabel harus dirangkul dalam setiap proses pembangunan. Kami hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi berjalan bersama, saling menguatkan, dan memastikan hak mereka diperjuangkan,” ujar Yusuf Bora yang juga Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya dan Koordinator Komisi 2.

[ad_2]